SEMANGKUK OPOR AYAM
![]()
Oleh : Hana Jasmine “Ibu ndak masak opor, buat sahur nanti?” “Masak, kok,” ucapku, sembari mengangkat kantung plastik berisi lima butir telur ayam. “Kok, telur? Temen-temen yang lain, lho, ibunya masak daging ayam. Tadi, waktu lewat rumah Bude Nurma juga wangi opor ayam. Kan, aku juga pengen makan ayam, Bu,” ungkap Yumna, putri semata wayangku…